Tes Kemampuan Kuantitatif

Pada tes kemampuan kuantitatif yang akan diuji adalah kemampuan dasar dalam bidang Matematikan Umum (setingkat Matematika di sekolah menengah). Dalam tes kemampuan kuantitatif ini umumnya terdiri atas beberapa model, yaitu kemampuan teknikal, kemampuan analitik, konsep aljabar dan deret angka,

a. Kemampuan Teknikal
Tes ini memperlihatkan kemampuan Anda mengatasi dunia di sekeliling Anda. Ia akan berjalan berdasarkan reaksi dasar Anda bagi problema-problema praktis ketimbang respon pembelajaran Anda. Anda tidak harus menjadi “praktis”, namun Anda mungkin akan menjadi praktis kalau nilai Anda dalam tes ini tinggi.

Contoh:
Ali mengendarai mobil kekota B berjarak tempuh 120 km dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, dan dia kembali kekota semula dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam. Berapa km perjam kah seluruh perjalanan mobil tersebut? Pembahasannya adalah sebagai berikut: rx = 120/60 jam = 2 jam T2 = 120/40 jam = 3 jam Kecepatan rata-rata (120 + 120): (2 + 3) = 48 km per jam

b. Kemampuan Analitik
Tes ini dimaksudkan untuk mengukur kemampuan Anda dalam membaca, mencerna, menganalisa dan mencari jawaban yang paling tepat. Dari sini bisa diketahui tingkat kecepatan dan keakuratan Anda dalam menyelesaikan tugas-tugas kepegawaian.

Tes ini adalah kemampuan untuk membuat logis, hubungan-hubungan faktual dan menyelesaikan informasi-informasi yang “chaos”. Ini menjadi cerminan kemampuan Anda untuk berpikir seperti membatasi diri Anda hanya pada fakta, memecahkan persoalan dan berhubungan dengan gagasan lain. Tes ini sering dikombinasikan dengan bakat-bakat lain untuk menentukan arah kemampuan berpikir. Tes-tes dalam buku ini menanyakan soal-soal verbal yang umum, di mana kemampuan bisa digunakan saat bekerja.Konsentrasi yang baik sangat diperlukan dalam mengerjakan soal ini,

Contoh:
Jika membeli tabloid seharga Rp. 5.000,-mendapat bonus stiker. Jika membeli majalah seharga Rp.7.000,- mendapat bonus poster. Badu mempunyai uang Rp. 12.000,- manakah yang akan dibeli ?
Dengan uang sebesar Rp. 12.000,- tentunya Badu akan membeli keduanya (tabloid dan majalah).

c. Tes Deret Angka
Tes kemampuan ini serupa tapi tak sama dengan kemampuan Matematik. Tes ini adalah kemampuan untuk “berpikir’ dengan bilangan-bilangan (angka-angka), ketimbang kemamuan untuk memanipulasinya. Karenanya tes ini sering juga disebut dengan tes kemampuan numerik. Terdapat sedikit karir yang memerlukan kemampuan numerik; karenanya tes ini sering digabungkan dengan kemampuan-kemampuan lainnya. Karir-karir yang berat bergantung pada kemampuan ini.

Contoh:
1,  3, 5, 7, 9, 11, 13,….

A.15    B.16 C.17    D.18   E.19

Dalam contoh pertanyaan 1, aturannya adalah dengan menambah 2 pada tiap-tiap bilangan (l + 2 = 3;3 + 2 = 5; dan seterusnya). Bilangan berikut dalam seri atau deret ini adalah 13 maka yang berikutnya adalah (13 + 2 = 15). Maka dari 14 yang ditandai dengan huruf (A) adalah jawaban yang benar.